Konsep materi ini saya buat di saat saya menunggu waktu neeting di sebuah villa and resort bintang 5 di area BTDC.
Mastering? Untuk mastering yang saya maksud di sini gak harus menjadi master atau menyandang gelar master. Akan tetapi cukup kita bisa melakukan apa yang kita lakukan dengan tekun, sabar dan ihklas maka kita pun bisa disebut mastering into something, dalam hal ini "Sales & Marketing".
Sales adalah kegiatan mengarahkan, membantu, melayani dan memberikan konsultasi agar pelanggan membeli product dan service kita, dengan memiliki ilmu marketing maka lengkap sudah kegiatan sales kita. Karena kita memiliki strategy, plan, outline sehingga tak hanya menmbak dor-dor-dor ke angkasa tanpa tahu sasaran kita dan berapa banyak yang harus kita tembak.
Semua orang memiliki bakat sales di dalam dirinya akan tetapi untuk mastering tidak semua orang MAU melakukannya, bukan tidak bisa tapi "TIDAK MAU".
Bagaimana kita melakukan rutinitas kita sebagai marketer DeZavo? Sudahkah kita menganggap DeZavo sebagai bisnis kita? Atau jangan-jangan kita ada pada tahapan jenuh dan mulai bosan karena tidak ada satu pun progress yang berarti di dalam bisnis yang kita jalani?.
Saya bisa membayangkan, sih. Setiap hari harus menyempatkan diri membaca sharing ini di group marketer yang isinya kok sepertinya teoristis banget, hehehehe
Padahal lho ya, 99,9% teori ini, jika memang itu sebuah teori, yang kita sampaikan adalah hasil dari pengalaman kami. Nggak ada yang FAKE atau palsu karena itu benar-benar terjadi.
Salah satu sebab kenaoa materi yang kami sampaikan berasa "teori belaka" adalah karena belum dipraktekan. Kami juga pernah merasa down, merasa gagal tapinkami bangkit lagi dan bagaimana kami bangkit pun kami bagikan di sini agar di saat sahabat marketer merasakan hal yang sama mungkin bisa bangkit kembali dengan cara yang pernah kami pakai π.
DeZavo ini harus menjadi bisnis kita, karena hubungan kita adalah partner bukan sahabat marketer bekerja pada kami atau dengan kami meskipun titlenya "marketing executive Dezavo Indonesia". π
Sedikit pertanyaan, sudah berapa % dari materi yang kami sampaikan tersebut dipraktekkan? Karena ini akan menjadi penentu seberapa jauh kita sanggup berjalan bersama. Dalam artian, bukan DeZavo yang tidak menginginkan sahabat tapi sahabat yang meninggalkan DeZavo, he he he he
Karena Mastering itu tentang ketekunan tanpa adanya ketekunan tersebut maka akan terasa mustahil bin mustajab hehehe
Agar bisa menjalankan bisnis ini [untuk selanjutnya kegiatan "Sales & Marketing" akan saya sebut BISNIS] harus ada rasa cinta di dalamnya. Menumbuhkan rasa cinta ini mungkin sebagian dari kita belum tahu bagaimana?
Untuk mencintainya, karena bertepatan dengan valentin juga ini jadi cinta-cintaan ya? ππ
Jadi untuk mencintai bisnis ini, tujuan kita jangan karena uang atau materi semata. Kita coba cari tujuannya yang lebih emosional dan manusiawi. Halah, emosional segala πππ eh tapi bener, inu. Karena tujuan materi itu, begitu dalam proses lama tidak kunjung menghasilkan uang atau materi yang kita expektasikan kita pun ganpang down atau menyerah. Kaya pacaran itu lho.. ππ
Tapi, bukannya bisnis itu untuk mendapatkan uang? Itu benar sekali, tapi jangan itu yang dijadikan alasan terbesar. Kita kembali ke fitrah kita sebagai manusia yang lahir sejatinya harus bisa memberikan manfaat. π± Rodo abot, rada berat.....ya sudah kita cari alasan yang lebih mudah ya ππ
api, coba pikir dengan kuta menyajikan product and service ini ke hadapan para calon customer berapa lama waktu yang mereka sudah hemat untuk mencari supplier barang kebutuhan mereka? Karena mencari supplier itu tidak mudah lho apalagi jika mereka mencari barang yang unik dan antik dan alhamdulillah kita bisa supply barang tersebut bahkan mampu mensupply barang-barang yang selama ini mereka cari dan belum ketemu supplier-nya.
Niatkan Membantu ini salah satunya yang saya maksud πMemberikan kemudahan bagi para pelanggan.
Nah, selain itu saat apa yang kita niatkan membantu para pelanggan ini sudah menjadi mindset kita, tambahkan lagi ruang untuk membantu "mungkin" keluarga, kaum dhuafah dan anak yatim piatu.
Jika tujuam kita menjalankan bisnis ini tidak semata materi akan tetapi memberikan manfaat mKa insyaallah kita akan bisa mulai mencintai bisnis ini dari hati.
Banyak para pebisnis yang memiliki tujuan "BAIK" misalkan untuk lingkungan, sesama dan berhasil karena mereka tidak gampang menyerah pun terpuruk. Kita belajar dari mereka.
Karena bisnis kita adalah bisnis pelayanan, butuh hati yang tulus dan ihklas dalam menjalankannya.
Selamat Beraktifitas dan semoga apapun yang kita kerjakan dinitung ibadah oleh ALLAH SWT.
Happy Selling and Good Luck π
No comments:
Post a Comment