Wednesday, February 14, 2018

Handling Difficult Client

Kalau kemarin dulu saya pernah sering 4 macam jenis client sekarang saya mau cerita saja tentang "difficult client"

Yang tergolong difficult client itu seperti apa ya?

Yang bisa kita golongkan difficult client itu sebenarnya adalah mereka yang sering meminta sesuatu di luar garis yang sudah ada dalam rules atau regulasi kita dan mereka-mereka yang memiliki banyak permintaan yang sebenarnya tidak begitu penting dalam pengambilan keputusan.

Jadi kalau bawelnya masih berada pada jalur "emang penting sebagai penentu mengambil sebuah keputusan" dia tdk bisa kita sebut difficult client.

Selama permintaannya masuk di akal dan ga aneh-aneh kita harus berusaha memenuhinya dan kalaupun tidak kita harus bisa meyakinkannya dengan bahasa yang bisa dia fahami.

Bahasa yang dia fahami yang saya maksud adalah "kata atau kalimat yang ingin dia dengar" orang-orang macam mereka ini sebenarnya sudah punya jawaban versi mereka sendiri meskipun kdg belum tentu benar.


Dalam handling difficult client pun kita harus bisa menjadi orang yang lebih sabar dan lebih cerdas dari dia. Detail dan mengenah.

Detail karena mereka kdg suka mencari celah-celah kecil untuk menjatuhkan kita, mmebuat kita menurunkan harga dsb.

Pokoknya dia harus menang, dealing sama mereka seperti sebuah pertandingan yang harus dia menangkan apapun yang terjadi :D

Sekarang bagaimana caranya agar dia tetep menang tapi kita tidak kalah.


  1. Jika bertemu client seperti mereka memang kita harus berpikir ulang beberapa kali untuk menjawab setiap jawaban yang akan kita keluarkan. Karena mereka tidak bisa mendapatkan jawabab standard layaknya orang lain.
  2. Harus lebih detail dalam hal apapun. Misalkan menjelaskan tentang spesifikasi barang setiap detail barang kita harus jelaskan spect, perawatan, garansi and so on and so on
  3. Banyakin senyum kalau berhadapan langsung sama mereka apalagi untuk bilang "tidak bisa" "itu Dengarkan dengan seksama apa mau dia dan catat semuanya
  4. Kalau dia memakai jurus "saya lihat di toko sana harganya cuma sekian" coba berikan jawaban "sudah dicheck spec, garansi apakah sama?" Jika dia jawab sama dan harga kita menurut kita sudah memberikan harga terbaik tidak usah takut untuk mengatakan "harga mereka berarti memang lebih baik kalau memang spec dna garansi sama, tapi mohon maaf ini harga terbaik kami" logikanya kalau tempat lain murah ngapain masih wondering around dan nawar di kita.
  5. Rileks dan tidak gugup. Jangan biarkan dia lebih pintar dr kita tapi tetap buat dia merasa penting buat kita
  6.  Semua detail pembelian harus dijelaskan dan ada secara tertulis, karena client seperti mereka gampang sekali complaint 😂
  7. Jangan menghindar, karena bukan tidak mungkin orang seperti ini adalah mereka-mereka yang dominan dan mulutnya dipercaya di lingkungan dan kalangan mereka. Jadi kalau kita sudah baik sangat mungkin dia dengan mudah rekomendasiin kita bahkan belain kita kalau misal ada masalah dengan client kenalan dia.


Jadi saya ada pengalaman, kenal sama client ini kesan pertama sangat buruk, dia oake nggebrak telpon, marah2 dengan emosi meledak-ledak, saya saat itu hadapi saja dengan senyum meskipun setelah nutup telpon langsung ngomel 😂😂😂 wajar ya....saya heran kok ada manusia macam gitu ga mau dengerin orang bicara nyerocos sendiri. Nah, pas ketemu pun dia judes dan sewot aja. Tapi, alhamdulillah setelah mengenalnya sedikit, melayaninya sepenuh hati, akhirnya sampai skrg dia bisa rekomendasiin saya ke orang lain.

Dan kalau teman-teman sudah pernah mengirimkan penawaran ke client pasti tahu ya detail term of payment, perihal garansi dan informasi lain di sana?

Saya blg itu penawaran yang sangat detail karena saya buat dan kembangkan dari masalah-masalah yang pernah kami alami

Akan tetapi difficult client dan client yang typenya detail beda ya..karena difficult client ini kdg ga sepaham client2 yang know what they want cm banyak mau saja.

Intinya siapapun mereka, kita layani dengan hati. Karena kalau mereka bertemu dengan kita pasti dia ada peran dalam kehidupan kita.

Stay positive thinking dan tetapkan target 👌🏻👌🏻

Saya sih merasa kesempatan baik saat harus handling difficult client krn mereka itu bisa jadi marketing kita.



No comments:

Post a Comment

7 Fakta Tentang Markerting

Sekarang saya ingin sharing tentang beberapa FAKTA tentang Marketing yang harusnya bisa mendorong diri kita memiliki self motivation dari ...